Monday, January 3, 2011

TERTAWALAH SEBELUM TERTAWA ITU DILARANG

Bagikan

Mudik Ala Selebritis

Category: Humor Lainnya

Tidak hanya rakyat jelata yang mengenal budaya mudik. Pejabat, artis bahkan bintang Hollywood juga mudik. Siapa saja?

Artis yang selalu mudik: Mudik Koesnadi
Menteri yang selalu mudik: Menko Pulkam
Penyanyi yang mudik lewat Pantura: Alas Groban
Ibu hamil yang mudiknya ke RS: Pecah ke Tuban
Pet Detective yang menyelidiki jalur mudik: Ace Pantura
Jalur mudiknya Maradona: Jogja-Sragentina
Pedangdut yang mudiknya ngebor: Inul Aidin
Rute mudik yang melelahakan: CikAmPEK dehh...

Ingin Anak Kulit Hitam

Category: Humor Lainnya

Ada seorang kulit putih yang ingin mempunyai anak kulit hitam, tetapi sudah beberapa kali ia mencoba ternyata anaknya tetap putih, akhirnya ia menemuai orang kulit hitam dan bertanya:

K. Putih : "Saya ingin mempunyai anak berkulit hitam... bangaimana caranya...?"

K. Hitam : "Apakah panjang alat kelamin anda 25 cm?"

K. Putih : "Tidak."

K. Hitam : "Apakah Diameter alat kelamin anda 10 cm?"

K. Putih : "Tidak..."

K. Hitam : "Oh... Pantes aja kalau anak anda putih semua, soalnya masih ada sinar yang masuk..."

Tangisan Pengantin Wanita

Category: Humor Lainnya

Sejak awal pertama duduk di pelaminan, pengantin wanita tampak menangis terus. Hal itu menjadi pembicaraan para undangan yang menyangka si pengantin wanita menikah karena paksaan orang tua.

Si pengantin pria jadi jengkel dan akhirnya bertanya dengan suara keras.

"Kenapa sih dari tadi kau menangis terus?! Katakan apa sebabnya biar orang-orang tidak menyangka yang bukan-bukan ! Apakah kau kecewa dapat suami setampan diriku?"

"Tidak, mas!"

"Habis kenapa kok menangis terus?"

"Bisulku kalau dipakai duduk sakit sekali, Mas!"

Menanam Seribu Pohon

Category: Humor Lainnya

Pak Anton, Ketua RT di Kampung Sewu, mengadakan acara "Tanam Seribu Pohon". Setiap warga mendapatkan satu tanaman. Ada seribu warga yang ikut berpartisipasi, baik bapak-bapak, ibu-ibu, remaja, bahkan anak-anak. Setelah hari petang, acara diakhiri dengan makan bersama-sama.

Setelah berdoa makan, Pak Anton mengecek tanaman yang telah ditanam. Apakah benar-benar berjumlah seribu. Selang beberapa waktu menghitung, tanamannya ternyata kurang satu. Segera ia mengumumkannya kepada warga ketika tiba-tiba seorang anak mendatanginya dan berkata:

"Maafkan saya, Pak RT. Tanaman yang harusnya tadi saya taman, mati. Tapi saya senang, Pak. Karena kata bu guru kan mati satu tumbuh seribu. Pasti besok tanamannya berlipat ganda menjadi dua ribu!"

Beberapa Jenis Tulang

Category: Humor Lainnya

Seorang murid nakal bernama Rini yang masih sekolah mendapat pertanyaan dari Guru Biologinya.

Guru : "Rini, coba sebutkan beberapa jenis tulang yang kita kenal dalam tubuh kita!"

Rini : "Tulang keras, tulang lunak dan... tulang lunak yang sewaktu-waktu bisa keras, Pak!"

Guru : "Dasar otak ngeres!"

Seluruh muridpun tertawa riuh.

Lupa Beli Tiket Dengan Istri Sendiri

Category: Humor Lainnya

Sepasang pengantin baru akan mengadakan perjalanan bulan madu menggunakan kereta api. Setibanya di stasiun si suami berkata, "Sayang, tunggulah di sini, aku akan membeli tiket dulu."

Sang suami langsung pergi membeli tiket, tapi secara tidak sadar dia membeli hanya satu tiket. Dia lupa kalau dia sudah menikah dan harus membeli dua tiket. Setelah membeli tiket, dia langsung kembali ke tempat istrinya yang sedang menunggu.

Begitu sang istri melihat kalau di tangan suaminya itu hanya ada satu tiket, maka menangislah dia. Sang suami yang bingung ikut pula melihat tangannya sendiri dan baru sadar kalau dia hanya membeli satu tiket.

Untuk menghibur istrinya dia berkata, "Ohhh sayang, saking gembiranya sampai-sampai aku lupa membeli tiket untuk diriku sendiri!"

Tidak Pernah Melihat Kelapa

Category: Humor Lainnya

Seorang petani yang biasa tinggal di atas gunung, suatu hari turun gunung untuk refreshing. Sesampainya di pantai, dia menemukan buah kelapa.

Karena belon pernah ketemu buah kelapa maka dia bertanya kepada anak kecil yang ada didekatnya : "Nak... apa ini?"

"Ooo... itu telur gajah pak..."

"Oooooooo..."

Lalu laki-laki tersebut membawa buah tersebut pulang ke rumah. Sesampainya dirumah dia menceritakan kepada keluarganya sekaligus mempersiapkan segala sesuatu untuk penetasan telur gajah tersebut.

Mulailah dia mengerami telur tersebut bergantian dengan istrinya. Dengan menggunakan sarung dia berjongkok diatas telur.

Setelah 1 minggu, anak gadis petani tersebut bertanya pada ayahnya : "Pak... udah netas belon?"

"Nggak tau tuh... coba aja kamu pegang... mungkin aja sudah netas..." jawab si ayah.

Lalu anak tersebut menjulurkan tangannya ke dalam sarung ayahnya dan meraba-raba...

"Pak... udah pak..., telurnya udah netas... belalainya udah kepegang sama saya..."

Kisah Dua Mafioso

Category: Humor Lainnya

Dua mafioso kakak-beradik selama ini sangatlah hebat dalam menjalankan usaha jahatnya sehingga sedikit sekali anggota masyarakat yang mengetahuinya. Untuk menyamarkan usahanya bahkan mereka di kenal sebagai penyumbang amal Gereja terbesar di wilayahnya.

Suatu waktu Pendeta di Gereja tersebut pindah dan di gantikan dengan yang jauh lebih muda. Pendeta ini sangat pintar dan melihat bahwa dominasi kakak-beradik ini di masyarakat dengan segala ulah busuknya.

Beberapa hari kemudian, Sang kakak dari dua bersaudara itu meninggal lantaran tertembak oleh lawan mafianya. Si adik pun bergegas ke Pendeta dan memberikan check dengan nilai yang sangat besar agar Pendeta mau memberikan kata pengantar yang baik di pemakaman kakaknya namun ditolak oleh Pendeta.

Tibalah hari pemakaman, Pendeta pun memberikan sambutan.

Pendeta : "Saudara-saudara sebentar lagi kita akan menyaksikan kepergian seorang suami yang jahat, sering melukai perasaan istrinya dan menipu banyak orang. "

Banyak orang yang tercengang termasuk Sang adik.

Sesaat kemudian lanjut Sang Pendeta : "Namun, saudara-saudara juga perlu ingat bahwa Saudara yang meninggal ini layak berbahagia karena ia jauh lebih baik daripada adiknya."

No comments:

Post a Comment